Tag Archives: Ilmuwan

Henry Cavendish Penemu Hidrogen yang Sangat Pemalu

Henry Cavendish Penemu Hidrogen yang Sangat Pemalu

Siapa bilang seorang ilmuwan tidak bisa memiliki sifat yang sangat pemalu? Buktinya adalah seorang ilmuwan Henry Cacendish yang dikenal dalam menemukan hidrogen. Ia memiliki sifat yang sangat malu dan tertutup. Lalu, sebenarnya, seperti apasih biografi dari Henry Cacendish ini?

Kehidupan Ilmuwan Henry Cavendish

Ilmuwan Henry Cavendish merupakan seorang ahli dalam bidang kimia. Ia dilahirkan pada 10 Oktober 1731 di Inggris. Ayahnya bernama Lord Charles Cavendish sementara itu ibunya sendiri bernama Lady Anne Gray. Henry Cavendish merupakan salah seorang keturunan bangsawan Inggris pada saat itu yang berhasil menjadi seorang ilmuwan dimasa tuanya.

Saat berumur 2 tahun, ibu dari ilmuwan Henry Cavendish harus meninggal dunia. Dan setelah kematian ibunya, ia dan saudara laki-lakinya dibesarkan seorang diri oleh ayahnya yaitu, Lord Charles Cavendish. Ayahnya memasukkan Henry pada sebuah sekolah pastur di umurnya yang menginjak 11 tahun di daerah Hackney dekat dengan London.

Untuk bidang pendidikan, tidak ada informasi lebih lanjut dimana ia melanjutkan sekolahnya, hanya saja menurut beberapa sumber, hingga kematiannya, ilmuwan Henry Cavendish dikenal memiliki almamater di University of Cambridge, Inggris.

Walaupun dikenal sebagai seorang ilmuwan besar pada abad ke 18, nyatanta ilmuwan Henry Cavendish merupakan seorang yang sangat pemalu semasa hidupnya. Ia dikenal sangat pemalu dan juga memiliki kepribadian yang sangat pendiam untuk ukuran seorang ilmuwan yang sangat terkenal.

Ia dikenal sebagai orang yang jarang sekali berkumpul dengan prang lain, yang mana ia ingin selalu sendiri, bahkan hingga kematiannya, ia menghabiskan waktu-waktu terakhirnya seorang diri. Hal ini juga berlaku untuk hubungan asmara, semasa hidupnya ilmuwan Henry Cavendish dikenal tidak pernah menikah dengan seorang wanitapun. Hal ini juga disampaikan oleh  penemuan surat yang menyatakan bahwa Henry Cavendish tidak pernah menikah selama hidupnya.

Perjalanan Karir Ilmuwan Henry Cavendish

Perjalanan karir sebagai seorang ilmuwan, dimulai pada tahun 1760-an ketika saat itu ia bergabung dengan Royal Society of London. Yang mana ini merupakan sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1660 di Inggris yang bergerak dalam bidang ilmu pengetahuan yang ada di Inggris pada masa itu.

Selama bergabung dengan Royal Society of London itulah ilmuwan Henry Cavendish banyak terlibat dengan usaha dan kontribusi terhadap bidang ilmu pengetahuan alam khususnya pada bidang kimia.

Ditahun 1766 selang 6 tahun bergabung dengan Royal Society of London, ilmuwan Henry Cavendish berhasil menemukan unsur hidrogen, dan penemuan ini menjadi salah satu kontribusi terbesarnya dalam bidang keilmuan kimia hingga saat ini.

Ditahun 1781, ilmuwan Henry Cavendish berhasil menjadi orang pertama yang mampu mengenali dan mengetahui gas hidrogen, akan tetapi saat itu ia masih mengidentifikasikan gas itu sebagai sebuah udara yang mudah terbakar, dan hasil penelitiannya pun menunjukkan bahwa gas ini mampu menghasilkan air ketika dibakar.

Di tahun 1783, ilmuwan lain yaitu, Antoine Lavoisier melakukan percobaan ulang bersama ilmuwan Laplace mengenai temuan Henry Cavendish yaitu, udara yang menghasilkan air ketika dibakar. Dan saat itulah, Antoine Lavoisier akhirnya memberikan julukan kepada unsur yang ditemukan oleh Henry Cavendish tersebut dengan sebutan Hidrogen yang berasal dari gabungan bahasa Yunani, hydro yang memiliki arti air, dan juga genes yang memiliki arti membentuk.

Kemudian, pada sekitar tahun 1785, ilmuwan Henry Cavendish melakukan sebuah penelitian https://online2pharmacy.com yang melibatkan unsur kima. Dimana penelitiannya saat itu mmeneliti komposisi kimia dari udara atmosfer yang mana penelitian tersebut menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa udara pada umumnya terdiri dari 4 bagian nitrogen dan 1 bagian dari oksigen.

Selain itu, ia juga berhasil untuk merumuskan sebuah “Cavendish Experiment” yang mana dalam penelitian ini ia menghitung berat atau massa dari bumi. Ini juga menjadi sebuah terobosan terbesar yang telah ia lakukan dalam bidang kimia.

Terobosan dari ilmuwan Henry Cavendish dalam bidang kimia juga tidak berhenti sampai disitu saja, yang mana ia juga berhasil untuk menemukan dasar dari teori yang digunakan dalam medan listrik dan juga ide potensial dari listrik. Selain itu, perlu diketahui juga bahwa sebenarnya Henry Cavendish juga memegang kontribusi yang besar dalam penemuan hukum yang nantinya akan disebut sebagai hukum Coulomb dan juga hukum Ohm.

Akan tetapi sayangnya tulisan yang ia tulis mengenai hukum tersebut baru ditemukan satu abad setelahnya, dan Charles Augustin de Coulomb dan juga George Simon Ohm yang akhirnya diakui sebagai penemu dari hukum tersebut.

Dengan kotribusinya yang besar dalam bidang kimia, dan juga penelitiannya engenai karbon dioksida dan bidang kimia lain, ilmuwan Henry Cavendish dianugerahi sebuah penghargaan yaitu, Medal Copley dari Royal Society of London.

Nah, itulah biografi dari ilmuwan Henry Cavendish, semoga bisa mengurangi rasa pensaran Anda tentang sosok ilmuwan yang pemalu ini ya!

Kisah Hidup Ilmuan Isaac Newton Penemu Gaya Gravitasi

Kisah Hidup Ilmuan Isaac Newton Penemu Gaya Gravitasi

Isaac Newton merupakan ilmuan berotak cerdas asal Inggris yang memiliki nama lengkap Sir Isaac Newton. Isaac Newton lahir pada tanggal 04 Januari 1643 dan meninggal dunia pada tanggal 31 Maret 1727. Lahir di Kota Woolsthorpe by Colsterworth, Lincolnshire, ilmuan Isaac Newton penemu gaya gravitasi banyak berperan penting dalam membuat perubahan dunia ini berasal dari kalangan keluarga sederhana.

Ayahnya bernama Robert Newton dan ibunya bernama Hannah Ayscough. Isaac Newton juga memilki 3 saudara kandung yang masing-masing bernama  Mary Smith, Hannah Smith Pilkington serta Benjamin Smith. Terlahir sebagai anak terakhir di keluarganya, ayah Isaac Newton sudah meninggal dunia bahkan sebelum dirinya dilahirkan.

Namun hal tersebut nyatanya tak membuat semangat belajarnya menjadi padam. Terbukti dia berhasil menjadi ilmuan paling besar dan terkenal di seluruh dunia dengan banyak penemuan yang dihasilkannya. Sebagai penganut aliran heliosentris, ilmuan Isaac Newton penemu gaya gravitasi mendapat gelar serta telah dinobatkan sebagai bapak dari ilmu fisika modern.

Untuk lebih mengenal sosok dari ilmuan Isaac Newton penemu gaya gravitasi sang pencipta ilmu fisika modern ini, berikut penulis berikan rangkuman biografi perjalanan hidupnya dari kecil hingga akhirnya berhasil menjadi sosok penemu besar yang berjasa merubah stigma dunia:

Masa Kecil Ilmuan Isaac Newton Penemu Gaya Gravitasi

Ditinggal meninggal ayahandanya pada 3 bulan sebelum kelahirannya, ilmuan Isaac Newton penemu gaya gravitasi merupakan anak yang terlahir secara premature. Bayi yang lahir secara premature pada saat itu dianggap sebagai bayi yang kehadirannya tidak diharapkan di dunia ini. Meskipun demikian, Isaac tumbuh dan berkembang menjadi anak yang cerdas dan sangat pintar dibanding dengan anak-anak lain seusianya.

Pada saat usianya menginjak 2 tahun, ibundanya memutuskan untuk menikah dengan laki-laki pujaan hatinya dan meninggalkan Isaac hidup berdua bersama neneknya. Saat tinggal bersama neneknya inilah Isaac mulai bersekolah di desa sang nenek.

Namun beberapa waktu bersekolah disana, kemudian Isaac dipindah ke sekolah bahasa yang terletak di wilayah Grantham yang kemudian berhasil membuatnya menjadi anak paling pandai serta sangat berprestasi  di sekolah.

Masa Remaja Ilmuan Isaac Newton Penemu Gaya Gravitasi

Selama bersekolah di Grantham ini, ilmuan Isaac Newton penemu gaya gravitasi tinggal di  asrama yang pemiliknya ialah seorang apoteker setempat bernama William Clarke. Selulusnya ia dari sekolah bahasa tersebut, pada usianya yang ke 12 hingga 17 tahun Isaac melanjutkan studinya ke The Kings School yang sama-sama berlokasi di wilayah Grantham.

Namun saat menjalani studi lanjutannya ini, keluarganya menyuruh Isaac berhenti sekolah dan memintanya menjadi petani saja. Awalnya Isaac setuju dan beralih profesi menjadi petaani sebagaimana keinginan dari keluarganya tersebut, namun bertani bukanlah pasionnya sehingga ia pun merasa tak bersemangat dalam mengerjakannya.

Kemudian pada akhirnya berkat bantuan guru dan pamannya, ia pun berhasil kembali ke sekolah dan meyakinkan seluruh keluarganya sehingga pada usianya yang ke 18 tahun ia berhasil tamat sekolah dengan hasil yang sangat memuaskan. Selanjutnya pada usianya yang ke 19 tahun Isaac melanjutkan studinya di perguruan tinggi terkenal yaitu Universitas Cambridge.

Di kampus inilah ia menyerap semua ilmu pengetahuan terutama yang berhubungan dengan bidang matematika dengan sangat baik dan melalui proses belajar yang cepat. Ia juga mulai melakukan berbagai macam penelitian berhubungan dengan bidang keilmuan tersebut.

Namun sebelum ia menjalani masa perkuliahannya tersebut, ia menjalin hubungan asmara dengan wanita bernama Anne Storer, yang tidak lain dan tidak bukan ialah adik angkat dari William Clarke.  Akan tetapi kisah percintaannya tersebut tidak berjalan mulus karena Isaac lebih memilih untuk berfokus pada karir dan mengejar pendidikannya. Kisah kasihnya pun berakhir setelah Anne Storer memutuskan untuk menikah dengan pria lain.

Kandasnya kisah cinta yang telah terbangun diantara Isaac dan Storer membuat Isaac tak bisa melupakan kenangan-kenangan indah yang pernah terjalin antara keduanya. Rasa patah hati itulah yang menyebabkan Isaac tak pernah lagi menjalin kasih bersama wanita lain. Bahkan pada akhirnya Isaac memutuskan untuk tak menikah setelah peristiwa kandasnya hubungannya dengan Storer.

Masa dimana Ilmuan Isaac Newton Mulai Menemukan Gaya Gravitasi

Pada saat usianya menginjak 21 hingga 27 tahun, Isaac mulai mencoba menerapkan dasar-dasar dari teori-teori pada ilmu pengetahuan yang berhasil di perolehnya. Di awal abad ke-17, Isaac Newton berhasil menemukan “Hukum Gerak Newton” yang pertama sebagai upaya dalam merevolusionerkan penggunaan teropong bintang hasil penemuan ilmuan sebelumnya.

Berbekal hasil karya ilmiah yang telah dicapainya, Isaac kemudian menciptakan buku yang terkenal hingga kini berjudul Philosophiae Naturalis Principia Mathematica. Di dalam buku tersebut tertulis tentang teori gravitasi secara umum. Teori gaya gravitasi tersebut ditemukan berdasarkan hukum gerak Newton hasil togel sgp temuan sebelumnya.

Tak berhenti disitu, dengan bantuan dari sahabatnya yang bernama Gottfried Leibniz, ilmuan Isaac Newton penemu gaya gravitasi juga sukses mengembangkan teori kalkulus. Berbekal teorinya tersebut, selanjutnya Isaac menjadi orang pertama yang berhasil menjelaskan teori gerak yang menjadi dasar dari rumus gerakan melingkar dalam hukum Kepler.